Senin, 12 September 2011

SEKILAS TENTANG ILMU MANTIK


  1.  Pegertian dan objek Ilmu Mantik
Pada dasarnya pengertian ilmu mantik telah banyak didefinisikan oleh para Ulama’, dan pakar ilmu mantik dengan pengertian yang beragam, meskipun pada hakikat dan tujuannya adalah sama yaitu mengungkapkan makna mantik sebagai suatu kata yang dibakukan untuk sebuah disiplin ilmu. Ilmu mantik meruakan bahasa arab dan meruakan terjemahan dari kata logika, oleh sebab itu ilmu mantik juga bisa disebut sebagai ilmu logika. Dalam kaitaannya dengan pengertian ilmu mantik, seperti yang telah penulis kutip dari bukunya Prof. Dr. H. Baihaqi A.K, yang berjudul “Ilmu Mantik”: Teknik berfikir logik”, dalam bukunya tersebut, Baihaqi mengungkapkan bahwasannya ilmu mantik adalah merupakan suatu ilmu yang membahas tentang kaidah-kaidah yang dapat membimbing manusia dalam berfikir, supaya dapat menghasilkan kesimpulan yang benar, sehingga dia terhindar dari kesalahan berfikir, yang akhirnya menghasilkan kesimpulan yang salah dan keliru.
Sedangkan objek dari ilmu mantik sendiri terbagi menjadi 2 bagian, diantaranya adalah objek material dan objek formal. Dimana objek merupakan sebuah bahan penelitian atau pembentukan pengetahuan. Dan lapangan ilmu mantik sendiri adalah asas-asas yang menentukan pemikiran yang lurus, tepat, dan sehat. Agar dapat berfikir lurus, tepat, dan sehat, disini mantik menyelidiki, merumuskan, serta menerapkan huku-hukum yang harus ditaati. Dari sini kita bisa mengetahui bahwasannya ojek material dari ilmu mantik adalah berfikir. Yang dimaksud dengan berfikir disini adalah kegiatan pikiran akal budi manusia. Karena dengan berfikir manusia mengolah serta mengerjakan yang telah dipikirkan atau pengetahuan yang telah diperolehnya, dengan mengolah dan mengerjakannya ini terjadi pertimbangan, penguraian, menbandingkan, serta menghubungkan pengertian yang satu dengan pengertian yang lainnya. Dan objek formal atau sudut pandang yang digunakan pada bahan penelitian atau pembentukan ilmu mantik adalah berfikir lurus dan tepat, oleh karena itu berfikir lurus dan tepat merupakan objek formal dari ilmu mantik.
  1. Urgensi mempelajarinya
Urgensi mempelajari ilmu mantik, tidak lepas dari pengertian ilmu mantik itu sendiri, dimana ilmu mantik bertujuan melatih kerja otak supaya dapat berfikir logis, artinya melatih, mendidik, serta mengembangkan potensi akal dalam mengkaji objek pikir dalam menggunakan metodologi berfikir, serta menempatkan persoalan dan menunaikan sesuatu tugas pada suatu kondisi dan waktu yang tepat. dan agar dapat membedakan antara proses berfikir yang benar (hak), dari yang salah(batil). Disamping itu, pemahaman akan ilmu mantik sebenarnya  bertujuan agar supaya menumbukhkan kesadaran bahwa betapa pentingnya sebuah ilmu bagi manusia serta mendorong manusia agar  tertarik dan mau mempelajarinya sebagai bagian tugas dari kesehariannya.

  1. Faidah mempelajarinya
Berkaitan dengan faidah mempelajari ilmu mantik, seperti halnya ilmu-ilmu yang lain, bahwasannya menpelajari sebuah disiplin ilmu yang pastinya akan mendapatkan manfaat yang banyak seekali. Dalam kaitannya dengan manfaat belajar ilmu mantik, seperti yang telah diungkapkan Imam Al Ahdari, yaitu Ilmu mantik dapat memelihara pikiran dari kesalahan berfikir, serta memperdalam pemahaman dan dapat menyingkap takbir kebodohan. Disamping itu faidah yang didapat dari belajar ilmu mantik salah satunya adalah membuat daya pikir tidak saja menjadi lebih tajam, akan tetapi juga menjadikan pikiran kita jadi lebih berkembang, melalui latihan-latihan berfikir dan mengenalisis serta mengugkap suatu permasalahan secara runtun/ilmiyah. Begitu penting dan banyaknya manfaat yang dapat diperoleh dari ilmu mantik, Imam Al Ghazali menegaskan”seseorang yang tidak memiliki pengetahuan tentang mantik, maka ilmunya tidak dapat dipercaaya”.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar